Namanya Kristin Dominika, gadis manis berambut panjang yang baru kukenal beberapa bulan yang lalu, gadis pendiam dengan senyum indah dan ramah kepada siapapun. Dia seorang perawat iGD d salah satu rumah sakit tempatku bekerja. Ada sesuatu uang menarik dari dirinya yang belum pernah kutemukan di beberapa gadis yang sempat pernah dekat denganku. Yaitu kesederhanaan, kelembutan, dan yang utama dia gadis canrik berkulit bersih tapi tidak gengsi untuk membantu orang tuanya bertani.
Gadis manis ini yang mampu meruntuhkan kriteria lama yang selalu kujadikan standar untuk mencari calon pasangan hidup. Gadis2 yang sebelumnya dekat denganku rata2 pesolek, dan tongkrongannya mall dan resto high class, dan bukan auku toraja. Segalanya luluh ketika melihat gadis ini, lemah, tak bertumpu. Seolah saya melihat keindahan dari sudut pandang lain.
Berita buruknya, gadis ini akan menikah bulan depan, saya seolah berpegang pada akar yang rapuh, sebenarnya ketakutanku bukan karena takut jatuh ketika terlalu berharap padanya. Tapi yang lebih menakutkan aku, ketika calon pangerannya seorang yang berperangai kurang baik. Beberapa orang yang kutanya, semua mengatakan hal yang kurang enak didengar telinga tentang calonnya itu. Aku tak pernah berani untuk bilang bahwa diriku lebih baik dari calonnya. Tapi mendengar hal yang kurang baik tentangnya, rasa miris, kasihan, dan kehilangan Kristin sangat mengusikku. Diriku sungguh tidak rela dia akan menjalani hidupnya ke depan dengan lelaki semacam itu.
Ingin rasanya bertemu dengan orang tuanya mengingatkan hal2 prediksi kurang baik yang terjadi jika pernikahannya benar benar dilaksanakan bulan depa. Tapi banyak hal dan tantangan besar yang harus dihadapi, orangtuanya belum tentu menerimaku, dan yang lebih besar lagi dripda itu adalah keberatan dari pihak lelaki dan keluarganya. Apalagi secara adat, ada denda yang harus dibayar mahal bila membatalkan sepihak.
Diriku sungguh tak ikhlas gadis manisku mendapat suami lelaki yang tak pantas untuknya. Miris..
Rahasia hati Kristin yang sebenarnya terbaca olehku. Dia sebenarnya belum siap untuk menikah tapi entahlah apa yang membuatnya menerima lamaran itu di usianya yang masih sangat muda dan terkesan terburu buru Aku menyukai gadis ini di saat yang tidak tepat. Ketika semua harus berakhir.
Diriku sempat berpikir dangkal, hendak meminta Kristin menunda pernikahannya sambil memikirkan kembali, alasan untuk membatalkannya dengan lelaki itu. Tapi yang menjadi pertanyaanku yang sampainsekarang belum pernah kutanyakan karena berpikir sudah terlambat. Apakah Kristin juga ad perasaan padaku. Atau cuma beetepuk sebelah tangan? Bberaap kali ingin kuajak berbicara dari hati ke hati dan menanyakannya langsung. Sudah terlambatkah atau masih bs?
Ada banyak tembok keras yang hrs kutabrak bila keadaan ini dipaksakan, Gadis cantik ini tidak ingin keluarganya malu.. Sungguh hati yg mulia sebagai anak yang berbakti.
Dan menjelang pagi, hati semakin bingung... Apa demi gadis semacam ini akan kutabrak tembok keras yang menghalangi demi membuat Kristin terselamatkan dari masa depan yang bbrapa teman prediksi akan kurang baik, mengingat reputasi lelaki trsebut yang kedengarannya kurang sedap d telinga.... Pertanyaannya, apakah Kristin juga punya perasaan terhadapku??????? Apa yg mesti kuperbuat????
Sweet Love o Mine
BLog yang dituLis oleh manusia kecil tapi punya impian besar.. Pastinya mencakup hal-hal menarik dan unik yang jarang atau bahkan belum pernah anda tau sebelumnya.. Semoga Memberkati JCLu
Minggu, 29 April 2018
Sabtu, 25 Oktober 2014
Kamar Kost selama Koas (Bagian 1)
Perjalanan panjang untuk menjadi seorang dokter, akhirnya tahun 2012 saya bisa menarik nafas panjang dengan lega saat pengucapan Lafal Sumpah dokter di hadapan para guru Kedokteran, orang tua, dan pemuka agama. Banyak kesan yang saya sudah lewati selama 1 tahun setengah.
Selama menjalani kepaniteraan (koass) sebagai dokter muda. Saya harus menjalani 1 kepaniteraan dasar, dan 13 stase kepaniteraan. Saya lulusan salah satu Fakultas Kedokteran Swasta terbaik di Indonesia. Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta. Model kepaniteraan kita cukup unik karena Universitas tempat kami menjalani pendidikan kerja sama dengan puluhan RS yang tersebar di Pulau jawa dan Lampung. Dimulai dari Kerpaniteraan Dasar di RSUD Koja selama2 minggu. Saya ngekost dengan 2 teman lainnya. dr. Abraham Massie, dr. Daniel. kamar kost dengan luas yang lumayan besar, kekurangannya adalah toiletnya tidak berbatas dinding tapi cuma tirai, jadi jika salah seorang dari kami ke toilet, bisa tercium sampai di kamar. Harga kostnya selama 5 minggu Rp.1. 500.000, kami patungan seorang Rp. 500.000,- kekurangan ketika kost di Koja adalah Loundrynya yang cukup mahal Rp. 6000 per kg, dan selesai 3 harian.
Setelah dari Koja, saya mendapat stase Radiologi di Kota Kudus, sampai di sana agak kaget menemukan kamar untuk koas cowok sangat kecil 9X6 meter diisi lebih dari 10 orang. untungnya masih berAC yang cukup dingin, yang paling mengganggu adalah koass mayor yang harus bangun subuh follow up pasien masing2 pasang alarm. Jadi bisa dibayangkan betapi ributnya kamar itu di pagi hari. Harga sewanya sangat murah, Rp. 500.000 per 5 minggu, karena saya kebagian cuma 2 minggu stase Radiologi, jadi bayarnya cuma Rp. 200.000,- . Makanan di Kudus sangat murah, hampir tiap hari ada yang datang d mess jualan makan. Rp. 5000 seporsi, di dekat RS juga ada penjual mie ayam super murah, pake ceker dan es jeruk cuma 6.000an, untuk kebutuhan sehari-hari di belakang RS ada Indomaret. dan untuk loundry juga sangat murah.. kalau Loundry d RS 2000 per Kg, kalau yang samping RS itu Rp. 2.500 per kg. 2 minggu di Kudus kurang memberikan kesan. karena sangat singkat. Setidaknya konsulen Radiologi sangat baik kepada kami.
Setelah itu stase kedua saya berangkat ke kota Purwakarta, stase Bedah dan anestesi RS Efarina Etaham (sekarang RS Siloam Purwakarta), di sana kami diwajibkan tinggal di mess RS khusus koass. Kamarnya lumayan besar, dengan kamar mandi dalam, yang membuat tidak nyaman adalah kasurnya yang tipis sehingga besi ranjang kerasa sampai punggung, puncak paling mengenaskan adalah ketika saya lagi jaga malam dan hujan deras, besok pagi waktu saya balik ke mess, alangkah kagetnya saya melihat kondisi kamar saya hancur, karena flavon atap runtuh, kasur dan lantai kamar jadi penuh kotoran, akhirnya atas pertimbangan itu saya minta sama pihak RS agar diberi kompensasi tinggal di luar mess. akhirnya saya memilih kost baru, dekat mess. Bapak kostnya ramah, sering memberi buah rambutan. ^^
Stase ketiga saya dapat 'Hadiah" setelah melewati stase berat Bedah, akhirnya dapat "Mata YAP Jogja", wuihh jalan2 lagi..di sana saya sekamar dengan 3 orang lainnya, dr. Jamal, dr. Renard, dan dr. Sucko.. hampir tiap hari kerjaan kita cuma jalan, di mess RS Mata Yap, walaupun sekamar berempat tapi ruangannya pakai AC, selain itu Loundrinya murah minta ampun. Rp 2.500 per kg.. saya selalu minta express karena harganya Rp. 3000 per kg, cuma beda 500.. Ini salah satu stase paling berkesan selain belajarnya santai, teman2nya juga asik, dr. Margareth Catarine, dr. Linggawati, sering ngajak jalan2..
Setelah stase Mata saya kebagian stase JIwa. Untuk pertama kalinya Ukrida dapat koass di RSKO Cibubur, Saya memilih untuk koass dekat kampus d tanjung duren, karena minggu pertama dan kelima kami kegiatannya di kampus, minggu kedua -keempat kegiatannya cukup jauh ke Cibubur, jadi saya harus bangun pagi2, untungnya cuma sampai hari jumat, setelah menimbang2 kahirnya saya putuskan kost d Tanjung duren. Pemilik kostnya namanya ko ferdi, kostnya lumayan minimalis, dengan penyekat dinding seperti tripleks, tapi dilengkapi dengan fasilitas AC Central dan kamar mandi bersama dengan air panas, Harganya cukup murahlah untuk ukuran mahasiswa. Rp. 700.000 per bulan. dilengkapi dengan CCTV jadi tempat ini tergolong aman dan nyaman, hampir semua penghuninya juga adik-adik kelas dari FK Ukrida.
Stase keempat saya Obgyn Bandung (RS Rajawali), di sini kami tinggal di mess RS yang terletak di lantai 3 Klinik bersalin. saya sekamar dengan dr. Christian Eliezar (teman satu stase) dan 1 nya lagi teman dari Malaysia koass IPD.
Kamarnya sangat luas dengan 3 bed ke samping, kamar mandi di dalam, wastafel memanjang, cerminnya sangat besar, kelemahannya adalah tidak memakai AC, jadi kami hanya dilengkapi dengan Kipas Besar Ruangan tergantung di atas. Mess RS Rajawali terletak di lantai 3 di Klinik Bersalin tempat kami sehari-hari beraktifitas, di lantai 2 adalah ruangan rawat inap kelas VIP dan ruangan bersalin, sementara di lantai dasar adalah poli spesialis. Jadi sebenarnya cukup nyaman karena tidak perlu lagi makan waktu di perjalananke RS. selain itu di dekat RS sangat banyak pilihan makanan, di samping Klinik juga ada Toko semacam Alfamart yang menjual banyak kebutuhan sehari-hari. Yang jadi masalah hanya ketika jaga malam, karena kita harus jaga di 2 tempat sekaligus, yaitu di IGD RS yang terletak di sebrang jalan seberang dai Klinik ( RS dan Klinik bersalin punya Rajawali dihubungkan oleh jembatan secara langsung yang melintas d atas jalan raya). Jadi agak repot karena bolak balik.
Jumat, 24 Oktober 2014
Seragam Pramuka Model Baru
Salam Pramuka !
Apa kabar adik-adik Pramuka? Pada kesempatan ini saya ingin mengulas sedikit tentang adanya keputusan baru tentang model sergam Pramuka.
Tahun lalu saya dikejutkan Kwartir Nasional yang mengeluarkan rancangan seragam pramuka baru, wah harus keluar modal lagi nih.. hehee.. kemudian karena penasaran saya googling untuk mengetahui rancangan yang terbaru, yang mengejutkan saya adalah ternyata model barunya terlalu banyak dan disesuaikan dengan jenis kegiatan misanya beda antara pakaian upacara dan juga lapangan. Dalam Petunjuk Penyelenggaraan tersebut terdapat beberapa hal krusial terkait dengan perubahan pakaian seragam anggota Gerakan Pramuka. Perubahan ini disesuaikan dengan perkembangan Gerakan Pramuka saat ini serta minat anak-anak dan kaum muda Indonesia. Meskipun keputusan ini ditandatangani pada Desember 2012, namun publikasinya baru dilakukan pada bulan April 2013.
Modifikasi pada pakaian seragam pramuka tingkat Siaga baik putra maupun putri, terutama dengan penambahan lis berwarna coklat tua pada bagian lengan dan saku.
Penggunaan setangan leher pada anggota putri (semua tingkatan) sebagaimana yang dikenakan oleh anggota putra. Sebelumnya anggota putri mengenakan 'pita leher'.
Tutup kepala anggota putri untuk tingkat Penggalang, Penegak, dan Pandega dengan tutup kepala berbahan laken/beludru. Sebelumnya mereka menggunakan tutup kepala dari anyaman.
Model baju anggota pramuka putri tingkat Penggalang sama dengan baju untuk anggota putra. Sebelumnya antara putra dan putri mengenakan model pakaian yang berbeda.
Penambahan saku timbul di kanan kiri celana. Sebelumnya anggota putra mengenakan celana dengan empat saku berupa dua saku dalam (di samping kanan kiri) dan dua saki tempel (di belakang).
Hal yang menjadi sedikit kegusaran saya, adalah tentunya hal ini akan memberatkan bagi sebagian adik-adik didik peserta pramuka, mungkin akan banyak yang mengurungkan niatnya bergabung karena kendala biaya untuk membeli seragam.
Tetapi tentunya hal ini sudah didiskusikan panjang lebar dan melalui proses yang panjang dari kakak-kakak pengurus nasional kwarnas. Diharapkan dengan Gerakan Pramuka menjadi kurikulum wajib sistem pendidikan, maka generasi muda kita lebih diarahkan menuju ke pembangunan bangsa...
Untuk lebih jelasnya tentang perubahan seragam dan gambar model seragam baru, bisa dibaca lengkap di link :
https://docs.google.com/file/d/0B2vr4VwyKeZHU3BWQV9WYm40Znc/edit
Apa kabar adik-adik Pramuka? Pada kesempatan ini saya ingin mengulas sedikit tentang adanya keputusan baru tentang model sergam Pramuka.
Tahun lalu saya dikejutkan Kwartir Nasional yang mengeluarkan rancangan seragam pramuka baru, wah harus keluar modal lagi nih.. hehee.. kemudian karena penasaran saya googling untuk mengetahui rancangan yang terbaru, yang mengejutkan saya adalah ternyata model barunya terlalu banyak dan disesuaikan dengan jenis kegiatan misanya beda antara pakaian upacara dan juga lapangan. Dalam Petunjuk Penyelenggaraan tersebut terdapat beberapa hal krusial terkait dengan perubahan pakaian seragam anggota Gerakan Pramuka. Perubahan ini disesuaikan dengan perkembangan Gerakan Pramuka saat ini serta minat anak-anak dan kaum muda Indonesia. Meskipun keputusan ini ditandatangani pada Desember 2012, namun publikasinya baru dilakukan pada bulan April 2013.
Modifikasi pada pakaian seragam pramuka tingkat Siaga baik putra maupun putri, terutama dengan penambahan lis berwarna coklat tua pada bagian lengan dan saku.
Penggunaan setangan leher pada anggota putri (semua tingkatan) sebagaimana yang dikenakan oleh anggota putra. Sebelumnya anggota putri mengenakan 'pita leher'.
Tutup kepala anggota putri untuk tingkat Penggalang, Penegak, dan Pandega dengan tutup kepala berbahan laken/beludru. Sebelumnya mereka menggunakan tutup kepala dari anyaman.
Model baju anggota pramuka putri tingkat Penggalang sama dengan baju untuk anggota putra. Sebelumnya antara putra dan putri mengenakan model pakaian yang berbeda.
Penambahan saku timbul di kanan kiri celana. Sebelumnya anggota putra mengenakan celana dengan empat saku berupa dua saku dalam (di samping kanan kiri) dan dua saki tempel (di belakang).
Hal yang menjadi sedikit kegusaran saya, adalah tentunya hal ini akan memberatkan bagi sebagian adik-adik didik peserta pramuka, mungkin akan banyak yang mengurungkan niatnya bergabung karena kendala biaya untuk membeli seragam.
Tetapi tentunya hal ini sudah didiskusikan panjang lebar dan melalui proses yang panjang dari kakak-kakak pengurus nasional kwarnas. Diharapkan dengan Gerakan Pramuka menjadi kurikulum wajib sistem pendidikan, maka generasi muda kita lebih diarahkan menuju ke pembangunan bangsa...
Untuk lebih jelasnya tentang perubahan seragam dan gambar model seragam baru, bisa dibaca lengkap di link :
https://docs.google.com/file/d/0B2vr4VwyKeZHU3BWQV9WYm40Znc/edit
Basketcase by Disco and Friends
Jaman ngeband dulu waktu kuliah, saya suka ngerekam.. Kemarin sore saat buka file lama, nggak sengaja ketemu salah satu rekaman.. ( Disco and Friends) trus saya edit jadi video.. Itu asli suara saya loh,,, dengarin aja kata pembuka dari saya.. Basketcase by "Disco and Friends"... Judul lagunya "Basketcase", penyanyi aslinya Greenday band keren asal Amerika. Dengan aliran PUNK ROCK... Mereka populer di masa saya masih remaja...Silahkan didengar, ada yang tahu lagunya, berearti anda sejaman atau bahkan lebih tua dari saya.. hehee
Kalau video di atas tidak bisa dibuka silahkan buka di Youtube
Kriteria pasangan yang diidamkan
Maaf jika postingan ini tidak penting bagi sebagian pembaca. Tapi apa boleh buat jika anda mampir di blog saya dan tidak sengaja membaca, entah karena kepo atau kurang kerjaan.. hahaaha
Perempuan yang saya idamkan justru yang bertolak belakang dengan saya.
1. Tinggi setidaknya 162cm ke atas, soalnya saya berbadan mungil dan kecil dan pendek walaupun berat dan tinggi berbanding proporsional ( dengan indeks massa tubuh = 22).. Its okelah tinggi saya scuma 160, nanti pasangan harus lebih tinggi.
2. Berkulit putih, kulit saya agak gelap bukan karena faktor keturunan tapi karena Hobi saya adventure dan traveller.. Pasangan saya haruslah putih bersih sebagai penyeimbang generasi berikutnya.. hahaa
3. Pendiam, betapa senang melihat cewek yang pendiam, sekali lagi untuk jadi penyeimbang karena saya tergolong lebih aktif cenderung suka mengobrol..
4. Cewek rumahan, kalau yang ini kriteria mutlak. Jangan ditanya alasannya, padahal saya sendiri adventurer sejati entah kenapa lebih suka dengan wanita yang lebih senang di rumah ketimbang travelling.
5. Jangan satu suku. Kalau pembaca mempertanyakan ini, sebaiknya anda mengbrol langsung dengan saya, ini akan menjadi diskusi panjang.
Walaupun begitu ada juga kriteria yang harus sama dengan saya, dan itu mutlak.. Jadi jangan ditanya..
1. Harus seagama
2. Harus dokter
Hidup adalah jalan dengan banyak cabang berupa pilihan, kita yang menjalani, kita yang harus bertanggung jawab dengan setiap cabang jalan yang kita pilih.. (Pasti bingung,penutup kata dengan isinya nggak nyambung ya? kalau nggak nyambung tolong disambung.. hehee.. thx)
Selasa, 14 Oktober 2014
Daftar Kandungan Kolesterol pada Bahan Makanan
|
No
|
Nama
Bahan Makanan (per 100 gr)
|
Kolesterol
(mg)
|
Kategori
|
||
|
1
|
Putih
Telur Ayam
|
0
|
Sehat
|
||
|
2
|
Teripang
(Halsom)
|
0
|
Sehat
|
||
|
3
|
Ubur-ubur
|
0
|
Sehat
|
||
|
4
|
Minyak
Goreng Nabati
|
0
|
Sehat
|
||
|
5
|
Produk
Nabati (Tahu & Tempe)
|
0
|
Sehat
|
||
|
6
|
Susu
Sapi Non Fat / Skim
|
30
|
Sehat
|
||
|
7
|
Ice
Cream
|
45
|
Sehat
|
||
|
8
|
Daging
Ayam Tanpa Kulit
|
50
|
Sehat
|
||
|
9
|
Daging
Bebek Tanpa Kulit
|
50
|
Sehat
|
||
|
10
|
Ikan
Sungai Biasa
|
55
|
Sehat
|
||
|
11
|
Daging
Sapi Tanpa Lemak
|
60
|
Sehat
|
||
|
12
|
Daging
Kelinci
|
65
|
Sehat
|
||
|
13
|
Daging
Kambing Tanpa Lemak
|
70
|
Sehat
|
||
|
14
|
Bakso
Daging Sapi
|
70
|
Sehat
|
||
|
15
|
Ikan
Ekor Kuning
|
85
|
Sehat
|
||
|
16
|
Susu
Bubuk
|
88
|
Sehat
|
||
|
17
|
Babat
|
90
|
Kadang-kadang
|
||
|
18
|
Daging
Asap (Ham)
|
98
|
Kadang-kadang
|
||
|
19
|
Iga
Sapi
|
100
|
Kadang-kadang
|
||
|
20
|
Buntut
Sapi
|
100
|
Kadang-kadang
|
||
|
21
|
Burung
Dara
|
110
|
Kadang-kadang
|
||
|
22
|
Ikan
Bawal
|
120
|
Kadang-kadang
|
||
|
23
|
Daging
Sapi Berlemak
|
125
|
Kadang-kadang
|
||
|
24
|
Gajih
Sapi
|
130
|
Dihindari
|
||
|
25
|
Gajih
Kambing
|
130
|
Dihindari
|
||
|
26
|
Keju
|
140
|
Dihindari
|
||
|
27
|
Sosis
Daging
|
150
|
Dihindari
|
||
|
28
|
Kepiting
|
150
|
Dihindari
|
||
|
29
|
Udang
|
160
|
Dihindari
|
||
|
30
|
Kerang
/ Siput
|
160
|
Dihindari
|
||
|
31
|
Belut
|
185
|
Dihindari
|
||
|
32
|
Santan
Kelapa
|
185
|
Dihindari
|
||
|
33
|
Ampela
Ayam
|
194
|
Dihindari
|
||
|
34
|
Susu
Sapi Cream
|
280
|
Dihindari
|
||
|
35
|
Cokelat
/ Cocoa
|
290
|
Dihindari
|
||
|
36
|
Mentega
/ Margarin
|
300
|
Dihindari
|
||
|
37
|
Hati
Sapi
|
300
|
Dihindari
|
||
|
38
|
Jeroan
Sapi
|
380
|
Dihindari
|
||
|
39
|
Paru
|
390
|
Dihindari
|
||
|
40
|
Kerang
Putih / Remis / Tiram
|
450
|
Dihindari
|
||
|
41
|
Telur
Ayam (Kuning)
|
550
|
Dihindari
|
||
|
42
|
Jeroan
Kambing
|
610
|
Dihindari
|
||
|
43
|
Cumi-cumi
|
1170
|
Dihindari
|
||
|
44
|
Otak
Sapi
|
2300
|
Dihindari
|
||
|
45
|
Telur
Burung Puyuh
|
3640
|
Dihindari
|
||
Langganan:
Postingan (Atom)